Kenali Tanda-Tanda Penyebab Anak Kurang Gizi


Hal-hal yang menjadi penyebab anak kurang gizi tentunya menjadi satu masalah besar bagi ibu. Karena yang menjadi unsur penting dalam tubuh manusia adalah gizi. Apabila asupan gizi terpenuhi maka akan merasakan hal luar biasa pada tubuh. Dimana tubuh akan terasa segar dan tentunya terjaga kesehatannya, sehingga tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.



Pada dasarnya gizi harus dimiliki oleh manusia bahkan sejak dalam usia anak-anak, karena yang membantu pertumbuhan dan perkembangan otak anak adalah gizi. Disamping itu juga dapat membantu mengoptimalkan fungsi sistem daya tahan tubuh dari serangan berbagai virus dan bakteri.
Sebenarnya gizi merupakan hasil dari proses organisme dalam makanan yang dikonsumsi dan telah melalui berbagai tahapan hingga sampai pengeluaran zat gizi yang bermanfaat untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak.

Untuk itu, sebagai orang tua Anda perlu memahami kebutuhan gizi yang baik sehingga tidak menyebabkan kurang gizi pada buah hati Anda karena begitu pentingnya gizi. Kenali tanda-tanda dan penyebab anak kurang gizi. Berikut adalah tanda-tanda dan penyebabnya!

Tanda-Tanda Anak Kurang Gizi
·      Kurangnya Energi Dari Protein Ringan

Dalam sebuah penelitian dinyatakan bahwa hal pertama yang menjadi tanda anak kurang gizi adalah kurangnya energi dari protein ringan. Tanda yang dapat terlihat adalah berat badan anak yang hanya dalam kisaran 80% saja dari batas ukuran normalnya.

·      Kurangnya Energi Dari Protein Sedang

Tahap kedua yang menjadi tanda bahwa anak tersebut kurang gizi adalah kurangnya energi dari protein sedang. Pada tahap pertama berat badan akan semakin menurun hingga sampai pada 70% dari berat badan normalnya.
Disamping itu terdapat tanda lain yang muncul yang dapat dilihat dengan jelas, yakni wajah anak yang berubah menjadi lebih pucat, warna rambut juga berubah menjadi kemerahan.

·      Kurangnya Energi Dari Protein Berat

Pada tahap ketiga ini disebut dengan tahap kurangnya energi dari protein berat. Tanda yang dapat dilihat dengan jelas pada tahap ini adalah berat badan anak semakin menurun sangat drastis yang hanya berkisar 60% dari berat normalnya.

Penyebab Anak Kurang Gizi

Tidak hanya terjadi pada anak saja, kurang gizi juga bisa terjadi pada balita. Untuk itu, sebagai orang tua harus mengetahui tanda-tandanya dengan cara selalu memperhatikan berat badan dan tinggi badan pada anak dengan ukuran normalnya. Berikut adalah beberapa faktor penyebab anak kurang gizi, diantaranya adalah:

·      Faktor Usia

Selisih usia yang tidak jauh antara kakak dan adik merupakan faktor pertama yang menjadi penyebab dari anak yang mengalami kurang gizi. Karena kakak yang cenderung tidak diurus oleh ibu hingga pola makannya pun diacuhkan karena keberadaan adiknya. Hingga akhirnya kakak mengalami yang namanya kurang gizi.

·      Infeksi Dan Penyakit Tertentu

Anak akan lebih mudah terkena berbagai macam jenis infeksi ketika dalam masa mulai belajar berjalan. Disamping itu munculnya resiko untuk tertular oleh berbagai macam jenis penyakit.

·      Kebersihan Lingkungan
Faktor penyebab yang ketiga ini datang dari kondisi lingkungan anak tumbuh dan berkembang. Jika anak berada pada lingkungan dengan kondisi yang kurang bersih maka cenderung akan mudah terkena penyakit dan akhirnya megalami kurang gizi.

·      Kurang Pengetahuan

Sumber gizi yang baik bisa dihasilkan juga dari jenis makanan yang tidak mahal namun dengan kualitas yang baik tidak hanya dari jenis makanan yang mahal saja. Untuk itu, penting bagi orang tua mengetahui sumber gizi yang baik untuk buah hatinya.



Karena begitu pentingnya gizi pada anak, Anda sebagai orang tua harus teliti dalam mengolah, mengatur dan menjaga gizi dalam makanan yang diberikan pada buah hati. berikan asupan makanan sesuai dengan kebutuhan anak. Serta sebisa mungkin hindari hal-hal yang bisa menyebabkan anak kurang gizi. Biasakan hidup sehat dalam keluarga dan tanamkan mulai dari sedini mungkin.

No comments:

Powered by Blogger.